Pasar Dhoplang, pasar kuliner Tradisional ini terletak di desa Kembar, Pandan, kecamatan Slogohimo, kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Letaknya memang sedikit jauh dari pusat kota. Tapi di era modern seperti saat ini bukanlah hal yang sulit untuk menemukan lokasi yang ingin kita kunjungi. Jadi, teman-teman semua dapat mencarinya di aplikasi Maps.
Pasar Dhoplang merupakan salah satu objek wisata kuliner jajanan tradisional yang populer di Wonogiri. Selain unik, pasar Dhoplang ini sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan Jawa. Bagaimana tidak, seluruh pengelola yang ada di sana mengenakan pakaian adat Jawa, yaitu surjan lurik. Mulai dari pemandu parkir, hingga para penjual jajanan tradisionalnya. Jika teman-teman berkunjung ke Pasar Dhoplang, teman-teman akan menikmati sensasi kebudayaan Jawa yang begitu kental.
Banyak sekali yang unik dari pasar tradisional ini. Mulai dari, hanya buka pada Minggu pagi, pembayaran menggunakan koin yang ditukarkan di loket masuk, bebas plastik, makanan yang dijual sangat beraneka ragam, dan juga tentunya bernuansa kebudayaan jawa. Saat pertama kali dibukanya pasar ini pun sudah ramai pengunjung walau hanya dari warga sekitar. Setelah diliput oleh beberapa media barulah terjadi meledaknya pengunjung sampai-sampai tukang parkir dan penjual kewalahan melayani para pengunjung dari banyak daerah luar kota.
Pasar Dhoplang hanya buka setiap hari Minggu dari pukul 06.00 - 09.30 WIB. Eitsss.. Tenanggg, untuk bulan Puasa Pasar Tradisional Dhoplang tetap buka di hari Minggu, tetapi dibuka mulai menjelang petang sampai menjelang Isya' lo teman-teman semua.
Saking murah dan uniknya pasar ini, tak heran kalau Pasar Dhoplang selalu dipadati pengunjung. Harga-harga makanan hanya berkisar 1.000 - 5.000 rupiah per porsi. Meskipun tanpa plastik, untuk kamu yang tidak ingin kerepotan membawa bungkusan sebagai oleh-oleh, Pasar Dhoplang juga menyediakan alternatif pengganti plastik berupa tas kain yang sudah disablon dengan label Pasar Dhoplang yang bisa dibeli seharga 5.000 rupiah
Oh iyaa, karena pembayaran menggunakan koin yang didapat dari penukaran uang kartal menjadi koin di loket masuk, untuk koin bertuliskan angka '1' itu sama artinya dengan uang 1.000 rupiah, angka '2' untuk 2.000 rupiah, '5' untuk 5.000 rupiah, '10' untuk 10.000 rupiah dan begitu seterusnya.
Asyiknya lagi, jika koin tak habis dibelanjakan, Teman-teman boleh menukarnya dengan Rupiah lagi. Jadi, tak perlu ragu belanja atau jajan di sini ya. Kreatif sekali ya pendiri Pasar ini.
Pasar ini sangat bebas plastik, di sana menggunakan daun pisang dan daun jati sebagai wadah makanan yang akan disajikan. Tak hanya itu, wadah penyajian yang seharusnya menggunakan mangkok dan piring dibuatkannya versi dari gerabah. Sangat melestarikan budaya Jawa ya teman-teman.
Makanan yang dijual di Pasar ini sangat beraneka ragam makanan seperti nasi tiwul, soto, pecel, botok, gethuk, tempe mendoan, klepon, risol, lemper, dan masih banyak lagi tentunya.
Dari informasi warga setempat, Pasar Dhoplang ini telah berdiri selama 3 tahun lebih. Mulai sejak tahun 2019 hingga saat ini. Meskipun pernah terhenti kurang lebih satu tahun karena adanya wabah COVID-19, dan akhirnya Pasar Dhoplang kembali bisa beraktivitas biasa sepenuhnya di tahun ini, tentunya tetap menggunakan protokol kesehatan ya Teman-teman.
Selain itu, para pengunjung akan dihibur menggunakan lantunan musik Jawa. Bahkan sering sekali mengundang penyanyi top daerah setempat untuk menyanyikan lagu Jawa dan diiringi permainan alat musik tradisional seperti gamelan sebagai penghibur para pengunjung yang ada di sana. Sekalian melestarikan kebudayaan Jawa tentunya.
Pasar Tradisional Dhoplang ini bisa menjadi alternatif bagi kamu yang mencari tempat untuk bersantai yang jauh dari kebisingan kota. Tawarkan suasana Alam yang asri dan menyegarkan,
lokasi pasar ini tepat di samping persawahan dan rumah warga.
Suasananya terasa adem dan damai. Cocok untuk teman-teman yang ingin merasakan sensasi makan di tempat terbuka. Tempatnya juga bersih, rapi, dan nyaman.
Untuk penggambaran lebih jelasnya, teman-teman bisa mengunjungi media sosialnya.
Instagram : https://instagram.com/kulinertradisional_dhoplang?igshid=YmMyMTA2M2Y=
